Lion Air Tambah Layanan Tes Antigen di Bengkulu

  • Whatsapp
wings air
Wings Air tipe pesawat ATR 72-600 di area Bandar Udara Eltari, Kupang (KOE)

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Lion Air memberikan informasi terkini, kerjasama Dompet Dhuafa Republika melalui Dompet Dhuafa Social Enterprise (DDSE) dengan menambahkan 1 (satu) jaringan fasilitas pelaksanaan uji kesehatan Rapid Test ANTIGEN Corona Virus Disease 2019 (Covid-19)) di Bengkulu yakni di Rumah Sakit Tk. IV 02.07.01 Zainul Arifin (DKT)

Corporate Communications Strategic of Lion Air Group, Danang Mandala Prihantoro mengatakan, layanan kerjasama terbaru ini memperkuat dari 1 (satu) lokasi uji kesehatan yang telah berjalan sejak 9 Maret 2021 di Klinik Asy-Syifa.

Bacaan Lainnya

“Kedua lokasi tersebut, diharapkan dapat mengakomodir kebutuhan calon penumpang yang berasal dari: Kota Bengkulu, Kota Manna, Karang Tinggi, Arga Makmur, Bintuhan, Kepahiang, Muara Aman, Mukomuko, Curup, Tais dan daerah lain di sekitar,” kata danang.

Penyelenggaraan Rapid Test ANTIGEN Covid-19 tetap berjalan sebagaimana pedoman protokol kesehatan, sesuai apa yang telah dijalankan oleh Lion Air Group, terjangkau (Rp 95.000) dengan masa berlaku menurut ketentuan berlaku.

Untuk program digitalisasi dijalankan secara bertahap, setiap calon penumpang akan memperoleh surat keterangan hasil uji kesehatan secara elektronik (digital) dan terintegrasi dengan platform kartu kewaspadaan kesehatan elektronik (electronic Health Alert Card – eHAC) sebagai salah satu kelengkapan dokumen penerbangan.

Lion Air Group bersama fasilitas kesehatan Dompet Dhuafa setempat bertujuan guna menyediakan kemudahan bagi penumpang yang akan bepergian menggunakan pesawat udara melalui keberangkatan dari bandar udara terdekat: Bandar Udara Fatmawati Soekarno (BKS) atau bandar udara sekitar (sesuai bandar udara asal yang tertera dalam tiket).

Penerbangan domestik Lion Air Group di bandar udara tersebut menyediakan penerbangan langsung ke Padang, Batam, Palembang, Tanjung Karang, Jakarta-Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Bandung dan Bandar Udara Internasional Halim Perdanakusuma di Jakarta.

Nilai lebih, penumpang juga berkesempatan melanjutkan perjalanan udara (saling terkoneksi) tujuan ke Banda Aceh, Meulaboh, Silangit, Medan-Kualanamu, Pekanbaru, Dumai, Tanjung Pinang, Natuna, Jambi, Lubuk Linggau, Pangkalpinang, Tanjung Pandan, Palangkaraya, Banjarmasin, Balikpapan, Samarinda, Berau, Tarakan, Nunukan, Yogyakarta Kulonprogo, Semarang, Solo, Malang, Surabaya, Banyuwangi, Denpasar, Lombok, Labuan Bajo, Tambolaka, Waingapu, Kupang, Rote, Makassar, Mamuju, Kendari, Wangi-Wangi, Morowali, Luwuk, Palu, Gorontalo, Manado, Ternate, Labuha, Ambon, Sorong, Jayapura, Timika, Merauke dan kota-kota lainnya.

“Harapan terbesar kegiatan dimaksud akan mendorong percepatan pemulihan ekonomi melalui transportasi udara, mendorong tren permintaan penerbangan sejalan dengan kesungguhan Lion Air Group dalam mengoperasikan layanan yang tetap mengutamakan dan memenuhi unsur-unsur keselamatan, keamanan penerbangan dan dijalankan sebagaimana pedoman protokol kesehatan,” kata Danang. (BA-04)

Pos terkait