Kimberly-Clark Softex Beralih ke Pembangkit Listrik Tenaga Surya

  • Whatsapp

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Dalam rangka memperingati Hari Bumi 2021, Kimberly-Clark Softex (PT Softex Indonesia) meresmikan peralihannya ke 1.548 panel fotovoltaik yang terpasang di atap pabrik Sidoarjo. Instalasi ini mampu menghasilkan energi bersih sebesar 630 kWp, atau setara dengan menanam 10.381 pohon selama 10 tahun jika dibandingkan dengan jumlah karbon dioksida (CO2) yang dapat terserap.

Proyek ini menegaskan komitmen Kimberly-Clark Softex terhadap pembangunan berkelanjutan dan praktik bisnis yang berorientasi pada efisiensi sumber daya. Penerapan energi terbarukan telah berkembang pesat di dunia, termasuk di Indonesia.

Bacaan Lainnya

Dalam upaya mendukung pemerintah dalam pemenuhan target, pihak swasta seperti Kimberly-Clark Softex (PT Softex Indonesia) secara bertahap mengalihkan sumber energinya menjadi energi terbarukan, salah satunya dengan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS).

Inisiatif seperti ini dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain untuk berinvestasi pada energi yang berkelanjutan, untuk menjadikan Indonesia negara yang lebih hijau dan ramah lingkungan. Sejalan dengan target pemanfaatan EBT pemerintah, Kimberly-Clark Softex (PT Softex Indonesia) ikut serta mendukung Gerakan Nasional Sejuta Surya Atap, sebuah gerakan yang bertujuan untuk mempercepat instalasi PLTS, yang deklarasinya ditandatangani dan diresmikan oleh pemerintah Indonesia.

“Di Kimberly-Clark Softex (PT Softex Indonesia), kami melihat betapa pentingnya penerapan praktik sosial, tata kelola perusahaan yang baik (good governance), dan praktik lingkungan di dalam kegiatan operasional kami. Penerapan PLTS ini menandai terobosan baru dalam perjalanan keberlanjutan kami demi mempercepat progres untuk mendukung kebijakan energi nasional, yaitu mencapai 23% EBT pada tahun 2025. Instalasi ini akan menggantikan penggunaan energi konvensional sebesar 887.922 kWh di dalam pabrik kami setiap tahunnya, serta mengurangi produksi CO2 sekitar 829.319 kg per tahun. Melalui instalasi panel surya ini, upaya keberlanjutan kami telah berkontribusi pada 13 tujuan SDGs PBB, demi memerangi perubahan iklim di Indonesia.” kata Hendra Setiawan, Presiden Direktur Kimberly-Clark Softex (PT Softex Indonesia).

Dalam upayanya mendukung model bisnis yang berkelanjutan, Kimberly-Clark Softex berkolaborasi dengan startup lokal di bidang energi terbarukan, Xurya Daya Indonesia, untuk membangun instalasi PLTS Atap di salah satu pabriknya di Sidoarjo, Jawa Timur. Instalasi ini mulai dibangun pada bulan Oktober 2020 dan resmi beroperasi pada 29 Januari 2021. Pabrik ini memproduksi beberapa produk perawatan pribadi terkemuka, seperti pantyliner dari brand Softex, popok bayi dari brand Sweety, dan produk masker kesehatan dari brand Softies.

“Kami senang sekali dapat bekerja sama dengan Kimberly-Clark Softex (PT Softex Indonesia) dalam memperluas penggunaan energi terbarukan. Sebagai startup lokal di bidang energi terbarukan yang mempelopori metode zero-down pada instalasi PLTS Atap, kami telah bekerja sama dengan lebih dari dua puluh perusahaan di Indonesia, dalam upaya mendukung pola bisnis yang berkelanjutan dan melestarikan lingkungan. Metode zero-down yang kami tawarkan akan membantu perusahaan-perusahaan menggunakan energi terbarukan” kata Eka Himawan, Managing Director Xurya Daya Indonesia.

Melalui berbagai investasi dalam program iklim dan energi di Indonesia, Kimberly-Clark Softex (PT Softex Indonesia) telah memulai upaya jangka panjang untuk mengurangi dampak perubahan iklim dari operasional bisnisnya. Upaya ini diakui oleh Planet Mark, di mana baru-baru ini Kimberly-Clark Softex (PT Softex Indonesia) berhasil menerima sertifikasi keberlanjutan dari lembaga tersebut selama 4 tahun berturut-turut. Selain itu, Kimberly-Clark Softex (PT Softex Indonesia) juga mendapatkan penghargaan Indonesia Green Award 2020 untuk Program Terbaik dalam Pengelolaan Sampah Terpadu dan Silver Winner dari Asia’s Best Sustainability Report oleh Asia Sustainability Reporting Awards 2019.(BA-04)

Pos terkait