Popok Baby Happy Edukasi Pola Makan Hingga Tidur Untuk Optimasi Tumbuh Kembang Balita

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Popok bayi sekali pakai dari Wings Care, Baby Happy kembali menggelar webinar ke-2 sebagai bagian dari rangkaian CSR “Baby Happy, Keluarga Happy.” Dengan tema “Kupas Tuntas Aturan Makan, Tidur dan Aktivitas Balita untuk Optimalkan Tumbuh Kembangnya”, webinar ini untuk mengedukasi para orang tua dalam memaksimalkan masa pertumbuhan anaknya.

Julie Widyawati, Marketing Manager Baby Happy mengatakan dalam masa pandemi seperti saat ini menjaga stabilitas dan kesehatan keluarga merupakan hal terpenting.

“Baby Happy membagikan edukasi pentingnya pola makan yang benar, pola tidur yang benar dan aktivitas apa saja yang diperlukan untuk menstimulasi tumbuh kembang anak menjadi lebih baik sebagai bekal untuk para orangtua menghadapi tantangan yang berbeda karena pembatasan sosial yang terjadi di kalangan masyarakat,” katanya, melalui keteranganya, belum lama ini.

Psikolog sekaligus Co-Founder @TigaGenerasi, Saskhya Aulia mengatakan, bahwa stimulasi motorik perlu diperhatikan karena merupakan dasar dari perkembangan diri anak selanjutnya, pintu masuk perkembangan otak anak yang optimal, dan melatih daya tahan mental anak.

“Kesuksesan stimulasi motorik ini dapat dilakukan dengan memberikan berbagai aktivitas fisik dan interaksi yang membahagiakan bagi anak sehari-hari. Oleh sebab itu, selain stimulasi, interaksi keluarga yang baik dan membuat mereka bermain dengan senang adalah kunci dari tumbuh kembang yang optimal,” jelas Saskhya.

Tahap perkembangan motorik setiap anak pun berbeda. Misalnya, untuk anak 0-1 tahun tahapan dimulai dengan anak mampu mengangkat kepalanya tanpa dibantu hingga mulai merangkak, berdiri atau dapat memasukkan benda ke dalam mulut secara mandiri. Untuk anak 1-2 tahun, tahapan perkembangan motoriknya ditandai dengan berjalan dengan memegang benda, menendang, hingga melempar bola. Sedangkan untuk anak 2-3 tahun mereka akan lebih lancar memanjat, melompat, berlari, bersepeda roda 3, dan makan sendiri.

Senada, Dr. Kanya Ayu Paramastri, Sp.A,  Dokter Spesialis Anak RS Hermina Jatinegara mengatakan, jadwal makan dan menyusui yang teratur penting untuk merangsang rasa lapar anak khususnya bila sudah berumur diatas 3 bulan. Artinya, bayi dilatih untuk bisa menyadari rasa lapar dan kenyang timbul pada dirinya. Sedangkan, jadwal tidur yang baik sesuai usia anak penting untuk pertumbuhan, perkembangan, kecerdasan intelektual (IQ), pemulihan energi, serta berdampak pada mental dan emosi.

“Untuk bayi berusia lebih dari 6 bulan biasakan makan maksimal hanya 30 menit dan jangan dijanjikan hadiah atau susu atau es krim bila mampu menghabiskan makanannya. Anak juga harus dibiasakan makan di meja makan sehingga tidak ada distraksi. Sebaiknya, berikan makanan setiap 2-3 jam sekali dengan jeda air putih saja. Sedangkan untuk tidur, tentukan waktu tidur yang konsisten dan pastikan popoknya kering, pakaian dan tempat tidurnya bersih dan nyaman. Anak dianjurkan tidur dalam keadaan kenyang dan biasakan untuk mengenalkan suasana tenang menjelang tidur,” jelas Dr. Kanya.

Lebih lanjut, Dr. Kanya juga memberikan tips metode menidurkan anak yang efektif. “Kuncinya, sejak awal kita harus memperkenalkan berbagai cara menidurkan secara bergantian, sehingga tidak monoton. Misalnya, selain menggunakan stroller maupun ayunan gantung, kita bisa coba juga dengan ditepuk-tepuk saja di kasur atau bisa juga diletakkan di bouncer atau baby crib secara bergantian. Jangan menidurkan balita dengan cara-cara yang kiranya akan menyusahkan di kemudian hari, seperti gendong ayun-ayun, jalan keliling rumah dan jalan-jalan naik mobil,” katanya.

Sementara itu, Citra Kirana, yang merupakan seorang artis turut membagikan perkembangan sang buah hati yang cukup pesat padahal belum genap satu tahun.

“Proses tumbuh kembang anak memang merupakan tahapan yang spesial untuk orang tua. Aku pikir selama ini kalau dia nangis hanya karena lapar, ternyata tidak, banyak faktor lain yang membuat bayi tidak nyaman. Aku selalu sharing dengan suamiku kenapa Athar begini dan begitu, jadi ternyata kalo akunya sedih, Athar juga bisa merasakan. Jadi support system itu penting sekali. Aku masih banyak belajar dan cari tahu apa yag bisa bikin Athar nyaman. Pastikan sebelum tidur popoknya kering, bajunya bersih, tempat tidurnya bersih agar dia lebih nyaman,” ujar Citra.

Kebiasaan ini ternyata juga telah dilakukan sebelumnya oleh Dude Harlino, Brand Ambassador Baby Happy yang kini memiliki 2 anak.

“Urusan parenting dan perkembangan anak-anak tidak hanya menjadi urusan Ibu. Sebagai ayah, saya juga kerap berdiskusi dengan Icha dan ikut serta dalam setiap pola pengasuhan perkembangan anak. Biasanya, kami menyiapkan ruang terbuka yang aman dan nyaman dengan sinar matahari langsung untuk anak-anak beraktivitas bersama kami. Semangat jadi orang tua, kita jaga amanah. Kita pastikan anak dapat yang terbaik, salah satunya dengan popok Baby Happy yang banyak keunggulannya dan memiliki daya serap tinggi. Para ayah, yuk bantu istrinya, berikan support, ganti popok dan memberi makan, itu jadi momen bonding dengan anak,” pungkas Dude.(BA-04)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here