Transformasi Digital Dorong Bisnis Berkelanjutan Pasca Pandemi

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Perusahaan global dalam rekayasa dan perangkat lunak industri AVEVA menggaris bawahi bagaimana transformasi digital akan membantu memaksimalkan dan mengoptimalkan keuntungan dan keberlanjutan bisnis dalam dunia pasca pandemi.

Berbicara di Forum Industri ARC Tahunan ke-25 baru-baru ini, CEO AVEVA Craig Hayman dan CTO Abu Dhabi National Oil Company (ADNOC), Alan Nelson, bergabung dengan panel utama yang dipandu oleh Andy Chatha, Presiden firma penelitian dan penasihat terkemuka ARC Advisory Group, untuk berbagi pandangan tentang bagaimana komputasi awan (cloud) dan kecerdasan buatan (AI) dengan cepat membuka nilai di seluruhsektor industri.

Menurut Alan Nelson, akselerasi digital dan AI berada di garis depan dalam setiap diskusi teknologi di berbagai organisasi.

“Kami telah menerapkan berbagai solusi digital untuk mengelola bisnis kami secara efektif, termasuk cetak biru yang disempurnakan dengan AI untuk pengembangan waduk yang lebih cepat, pemeliharaan prediktif, dan pemantauan terpusat secara real-time untuk peralatan pabrik terpenting, mengelola bisnis pengiriman kami secara virtual, dan pemantauan logistic secara real-time. Apa yang kami pelajari adalah transformasi digital dalam pandemi global sebenarnya adalah tentang transformasi bisnis. Strategi digital dan AI bukanlah pendekatan yang berdiri sendiri, melainkan merupakan perluasan dari kebutuhan bisnis.”

Sebagai mitra strategis untuk perusahaan seperti ADNOC, Craig Hayman, CEO AVEVA, menjelaskan pentingnya data dengan akurasi tinggi terhadap hasil bisnis.

“Aliran data industry melalui algoritma AI yang dikombinasikan dengan pengetahuan manusia, memberikan manfaat transformasional. Solusi prediktif dan data operasional mengurangi biaya dan meningkatkan proses secara real time.”

Craig mengatakan bahwa AVEVA menginvestasikan 150 juta Euro per tahun untuk research and development sehingga memungkinkan 150 tim yang masing-masing terdiri dari 8 hingga 12 orang bias mengembangkan wawasan dan solusi untuk menangani masalah-masalah bisnis penting seperti manajemen rantai pasokan.

“Meskipun bisnis kami telah meningkat tiga kali lipat dalam tiga tahun terakhir, digitalisasi baru sekarang mulai benar-benar dipercepat,” imbuhnya.

Inovasi digital, ungkapnya, memiliki manfaat tambahan berupa pengurangan jejak karbonorganisasi.

“Pandangan AVEVA tentang keberlanjutan ada dua. Seiring waktu, tujuan kami adalah mengembangkan inisiatif yang meminimalkan seluruh jejak lingkungan kami, termasuk menerapkan prinsip ekonomi melingkar ke kantor global dan praktik operasional. Peluang terbesar kami adalah bagaimana perangkat lunak kami dapat mengaktifkan dan mendorong keberlanjutan operasi untuk industri. Digitalisasi sangat penting untuk memberikan nilai bagi pemegang saham, karena keberlanjutan adalah metrik yang sangat diminati dari ruang rapat hingga pelanggan. ”

Sementara itu Presiden ARC Advisory Group Andy Chatha menegaskan bahwa pandemic telah mewakili kurva pembelajaran yang curam untuk semua jenis perusahaan.

“Selama setahun terakhir, kami mempelajari bahwa gangguan terjadi lebih cepat dari yang kami perkirakan. Tapi meski prioritas kami dapat berubah dengan cepat, pengaturan ulang dapat dilakukan dan kami juga dapat pulih dengan cepat, ” katanya.(BA-04)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here