Forkas Bersama Pemerintah Bertekad Majukan Sektor Industri Di Tengah Pandemi

BISNISASIA.CO.ID, SURABAYA – Ketua Umum Forum Komunikasi Asosiasi  (Forkas) Pengusaha Jawa Timur (Jatim), Eddy Widjanarko mengatakan, pertumbuhan ekonomi di Jatim mengalami penurunan yang signifikan yakni mencapai 20-30 persen selama pandemi COVID-19.

Hal ini lantaran adanya penundaan kontrak dan pembatalan pesanan, penurunan produksi dan penjualan, penyusutan permintaan, serta pengurangan tenaga kerja akibat penurunan kapasitas produksi.

Tak hanya itu, adanya peraturan protokol kesehatan seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang dilanjutkan dengan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) membuat produktivitas industri termasuk pabrikan mengalami penurunan hingga 50 persen.

“Itu menjadi kendala untuk bagaimana kita bisa meningkatkan utilitas dari pabrikan kita,” kata Eddy dalam kegiatan webinar “Mewujudkan Iklim Perekonomian yang Sehat di Tengah Pandemi COVID-19, Kamis (4/3/2021).

Kendati demikian, Eddy mengatakan setahun terakhir industri di Jatim telah berhasil melewati fase sulit. Sebab, Forkas bersama pemerintah bertekad memacu kinerja sektor industri agar tetap menjadi penggerak roda perekonomian tanpa mengabaikan protokol kesehatan.

Tak hanya itu, program vaksinasi COVID-19 dari pemerintah diharapkan menjadi penyemangat para pengusaha dan pekerja untuk berproduksi kembali sehingga dapat mempercepat proses kebangkitan ekonomi dan industri di Jawa Timur.

“Vaksin adalah semangat untuk pengusaha dan karyawan agar bangkit kembali dan ini mungkin saatnya kita bisa meningkatkan produksi kita meningkatkan ekonomi. Itulah harapan yang saya kira, bukan harapan tapi semua keinginan baik dari pemerintah pusat, pemerintah daerah, dari kami pengusaha mengharapkan yang sama,” ucap Eddy. (BA-04)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here