Cerita Dibalik Terciptanya Samsung TV The Terrace

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Samsung telah meluncurkan TV pintar The Terrace yang dirancang untuk digunakan di bagian outdoor hunian keluarga. Bagaimana The Terrace dibawa dari tahap perencanaan hingga diluncurkan?

Sebelumnya, Samsung Electronics melakukan riset yang menunjukkan bahwa sekitar 50 persen hunian di Amerika memiliki ruang keluarga outdoor seperti di teras atau di halaman. Terlebih lagi, di berbagai wilayah di dunia, kebiasaan menonton acara olahraga dan film di luar ruangan menjadi semakin populer.

Berbicara tentang tren ini, BeomEun Kim, Product Planning untuk The Terrace, menjelaskan, “Ruang keluarga outdoor yang dapat digunakan anggota keluarga untuk bersantai dan bercengkerama ini secara bertahap semakin menonjol. Tren inilah yang menginspirasi kami untuk menghadirkan The Terrace, yang menawarkan pengalaman menonton QLED paling optimal dalam berbagai kondisi luar ruangan.”

Dan pasar TV outdoor juga berkembang. Seperti dilansir oleh market research publisherQY Research, angka penjualan TV outdoor secara global – yang mencapai sekitar 170.000 unit pada tahun 2018 – diperkirakan mencapai 440.000 unit pada tahun 2024.

Giuk Ted Lee dari tim marketing The Terrace menjelaskan, “Jika dibandingkan dengan pasar TV indoor, pasar TV outdoor sebelumnya menjual lebih banyak model yang lebih kecil dari 40 inci. Namun, mulai tahun ini, penggunaan TV berukuran sedang hingga besar yang berukuran 55 inci atau lebih besar diperkirakan akan tumbuh pesat. ”

Dalam hal pengalaman menonton di luar ruangan, salah satu faktor terpenting adalah kualitas gambar. Menurut Juyong Kim, yang bertanggung jawab atas pengembangan kualitas gambar, untuk menonton TV di luar ruangan, akan sulit untuk melihat isi layar jika tingkat kecerahannya di bawah 1.000 nits. Dia menekankan bahwa The Terrace mampu menampilkan maksimum 4.000 nits dan kecerahan rata-rata 2.000 nits, tiga kali lebih terang daripada tingkat kecerahan yang ditawarkan oleh TV indoor. Hal ini memungkinkan pengguna untuk menikmati gambar cerag pada kualitas gambar seperti aslinya, bahkan saat TV ditonton di siang terik.

Berkat kepemimpinan Samsung dalam pasar digital signage (reklame), yang mempertahankan posisi nomor satu secara global selama 11 tahun berturut-turut – tim The Terrace mampu menyajikan pengalaman menonton di luar ruangan yang optimal.

Seunghun Lee, yang bertanggung jawab atas pengembangan produk secara keseluruhan, menyatakan bahwa, “Digital signage, pada dasarnya, perlu dirancang untuk mempertahankan kinerjanya selagi menghadapi berbagai faktor lingkungan yang berbeda. Pengalaman kami dalam mengembangkan digital signage terbukti sangat membantu dalam mengidentifikasi dan menerapkan tingkat kecerahan yang optimal untuk TV outdoor. ”

The Terrace juga menyertakan fitur Adaptive Picture, yang memungkinkan para pengguna dapat menikmati kualitas gambar optimal yang beradaptasi dengan lingkungan sekitarnya. Dengan Adaptive Picture, AI akan menganalisis tingkat kecerahan secara real-time dan secara otomatis menyesuaikan pengaturan layar, meningkatkan kecerahan pada siang hari dan mengurangi silau pada malam hari dan pada hari berawan.

The Terrace juga dilengkapi dengan teknologi anti pantulan. Saat menonton TV pada hari yang cerah, sinar matahari yang dipantulkan oleh panel layar dan permukaan lain dapat menyebabkan ketidaknyamanan bagi pengguna, dan kesilauannya dapat merusak warna dan kualitas gambar. Oleh karena itu, The Terrace dirancang untuk meminimalkan ketidaknyamanan yang disebabkan oleh silau bahkan di lingkungan dengan cahaya yang datang dari berbagai arah. Seunghun Lee menjelaskan bahwa peningkatan visibilitas ini dicapai dengan melengkapi layar dengan film khusus untuk mengurangi silau.

Saat mengembangkan televisi outdoor, masalah terpapar dengan elemen-elemen alam menjadi perhatian utama. Oleh karena itu, The Terrace harus menjalani pengujian yang ketat selama fase pengembangannya.

Giuk Ted Lee menegaskan bahwa, “The Terrace awalnya diluncurkan di Amerika Utara, dan sekarang telah dirilis di sejumlah pasar lain. Karena TV outdoor diharapkan tahan terhadap berbagai faktor lingkungan, simulasi kami mengujinya dalam kondisi paling keras dan dalam berbagai variasi iklim. ”

Perhatian khusus diberikan pada perlindungan air dan debu, yang merupakan fitur penting untuk TV outdoor, karena partikel kecil dan cairan dapat masuk ke perangkat bahkan melalui celah terkecil jika tidak disegel dengan benar. Bersertifikat IP55 untuk perlindungan air dan debu, The Terrace mempertahankan kinerjanya bahkan dalam kondisi hujan atau berdebu.

Dongoh Kim dari tim R&D berkata, “Semua area persambungan tiap bagian individual dilindungi dengan bahan khusus. Kami juga telah menutup semua celah dengan perekat tahan air dan segel karet. Untuk memfasilitasi struktur sel terbuka, lapisan tipis perekat khusus diaplikasikan di antara bagian depan selungkup dan sel yang menyusun layar TV. ”

Ketahanan panas pun sama pentingnya untuk TV outdoor, mengingat TV ini terpapar sinar matahari langsung. Karenanya, tim pengembangan menerapkan berbagai cara untuk memastikan The Terrace tetap tahan panas, bahkan di bawah sinar inframerah dan ultraviolet. Meskipun salah satu cara paling umum untuk melindungi TV dari panas adalah dengan menggunakan ventilasi, tim harus mencari solusi yang berbeda, mengingat penambahan ventilasi dapat memengaruhi ketahanan TV terhadap air dan debu.

Tim mempertimbangkan beberapa solusi tahan panas untuk televisi outdoor. Hal ini mengarah pada pengembangan teknologi sealed enclosure untuk The Terrace, yang mendistribusikan panas internal ke keseluruhan produk tanpa memerlukan unit pendingin. Hasilnya? TV outdoor ini dapat mempertahankan standar kinerja tertinggi hingga suhu eksternal 50°C.

BeomEun Kim mencatat bahwa, “Salah satu keunggulan The Terrace adalah dapat dengan mudah dihubungkan ke smartphone. Misalnya, pengguna dapat menghubungkan smartphone mereka melalui Bluetooth sambil mendengarkan musik, dan fitur Music Wall akan menampilkan serangkaian pola di TV untuk mendampingi alunan musik tersebut. Fitur Multi-View juga memungkinkan konsumen untuk terus menggunakan smartphone mereka sambil juga menggunakannya untuk menonton konten di televisi, memberikan pengalaman yang benar-benar baru.” Dia menambahkan bahwa fitur Tap View memungkinkan konten seluler untuk di-mirror ke layar TV dengan satu ketukan di bezel.(BA-04)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here