Tahun 2021, tiket.com, Gercep, Gaspol, Geber Pulihkan Industri Pariwisata Tanah Air

  • Whatsapp

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – tiket.com turut mendorong pemulihan industri pariwisata Indonesia. Sejak tahun lalu, Online Trav Agent (OTA) ini telah mempersiapkan diri untuk menjadi yang pertama dalam mendukung pemerintah untuk mengakselerasi pemulihan industri pariwisata Indonesia.

Apalagi sektor pariwisata merupakan tumpuan mata pencaharian jutaan warga, terutama bagi para pekerja di sektor formal serta informal. Itulah sebabnya, tahun 2021 menjadi tahun realisasi berbagai macam rencana kerja sembari terus memanfaatkan setiap kesempatan untuk mengajak disiplin praktek protokol kesehatan.

Bacaan Lainnya

Gaery Undarsa, Co-Founder dan Chief Marketing Officer tiket.com kembali mempertegas komitmen untuk mendukung pemulihan pariwisata nasional.

“Kami siap mendukung Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif untuk gercep, geber dan gaspol dengan jajaran kegiatan dan program menarik guna mendukung kampanye InDonesia Care dalam mempromosikan desa wisata dan wisata minat khusus, khususnya membantu menyoroti lima destinasi super prioritas,” ujar Gaery melalui keterangannya, Kamis (28/1/2021).

tiketLIVE merupakan salah satu program unggulan tiket.com yang diluncurkan pada tahun 2020 sebagai wadah diskusi dengan para pekerja sektor wisata untuk mengenalkan dan mendorong popularitas destinasi pariwisata sehingga dapat menginspirasi wisatawan serta warga lokal dalam merencanakan perjalanan ataupun liburan mereka.

tiketLIVE kali ini menghadirkan Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Sandiaga S. Uno. Dalam kesempatan tersebut, Sandiaga mengingatkan masyarakat untuk terus disiplin menjalankan protokol kesehatan.

“Walaupun pemerintah tengah menggencarkan proses vaksinasi berskala nasional, tetapi sungguh penting bagi kita bersama untuk mawas diri dalam menjalankan protokol kesehatan dengan disiplin tinggi dimana pun kita berada. Tidak hanya ketika tengah berlibur, tetapi dalam melakukan kegiatan sehari-hari,” jelas Sandiaga.

Selain mendukung pemulihan industri pariwisata dengan mengunjungi destinasi yang aman dikunjungi, menjadikan protokol kesehatan sebagai bagian dari gaya hidup adalah salah satu upaya mendukung pemulihan perekonomian Indonesia.

Selain berpesan mengenai pentingnya penerapan protokol kesehatan, Sandiaga juga menyoroti program lima destinasi super prioritas sebagai fokus pokok 2021.

“Misi utama Kemenparekraf dari Bapak Presiden Joko Widodo adalah untuk membereskan pengembangan lima destinasi super prioritas. Saya sungguh bersemangat dalam mengembangkan berbagai ide kreatif dengan dukungan kolaborasi dari para pemangku kepentingan industri pariwisata seperti tiket.com, sehingga misi ini dapat segera terwujud,” ujarnya.

Sandiaga memaparkan, lima destinasi super prioritas yang dipilih untuk menjadi ikon pariwisata Indonesia di panggung dunia adalah Labuan Bajo di Nusa Tenggara Timur, MandalikaNusa Tenggara Barat, Danau Toba di Sumatera Utara, Likupang di Sulawesi Utara dan Borobudur di Jawa Tengah.

Di Labuan Bajo, selain terkenal dengan keunikan wisata komodo di Taman Nasional Komodo serta Pink Beach, rekomendasi unik dari Sandiaga adalah menyaksikan matahari terbenam di Bukit Sylvia karena daerah ini terkenal dengan istilah seribu sunset, trekking Pulau Padar dan Kanawa, kemudian merasakan pengalaman bawah laut penuh pesona di beberapa titik selam seperti; Batu Bolong, Castle Rock dan Manta Point.

Selain keindahan alam, Kemenparekraf hendak menajamkan fokus untuk mempopulerkan potensi ekonomi kreatif seperti tenun, kopi, dan masih banyak lagi. Sehingga turis yang berkunjung ke Labuan Bajo tidak hanya menikmati keindahan alam, tetapi juga mendapatkan nilai lebih dengan berbelanja hasil produk kreatif warga lokal.

Sedangkan Mandalika tidak hanya menyuguhkan keindahan pantai alami dengan berselancar seperti Pantai Gerupuk, Pantai Kuta, Pantai Seger, atau Tanjung Aan, tetapi juga menawarkan wisata budaya bernilai untuk dipelajari. Yang paling terkenal adalah Festival Bau Nyale, ebuah acara lokal di Mandalika dimana masyarakat berkumpul untuk berburu cacing tanah.

Sebagai salah satu destinasi super prioritas Indonesia, Kemenparekraf hendak mengembangkan reputasi dan infrastruktur Mandalika agar siap menjadi tuan rumah wisata olah raga (sports tourism). Kedepannya, Mandalika akan memiliki sirkuit MotoGP dengan dibangunnya Mandalika Street Race Circuit Cluster seluas 120 hektar yang terdiri dari Sirkuit Balap Skala Internasional, Convention Center, dan 7 hotel mewah seiring dengan rancangan pengelolaan dan pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika.

Kemenparekraf menunjuk Danau Toba sebagai ikon baru pariwisata Indonesia berbasis keindahan alam. Sebagai keajaiban dunia yang menakjubkan, danau kawah ini ini begitu besar dan di tengah danau ini ada sebuah pulau yang ukurannya hampir sebesar Singapura.

Bagi turis yang mencari oleh-oleh, kain tenun Ulos adalah suvenir bernilai. Selain itu, biji kopi arabika nikmat bernama Sumatra Mandheling.

Berikutnya yaitu Likupang yang menjadi perbincangan hangat di tahun 2020 karena pemerintah Indonesia menetapkannya sebagai salah satu destinasi super prioritas. Artinya pemerintah akan memaksimalkan pembangunan pariwisata dari berbagai aspek.

Daerah ini juga sedang dipersiapkan untuk menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata. Dengan jarak tempuh dua jam perjalanan mobil dari Manado, terdapat banyak pantai eksotis yang dapat menjadi pilihan, yaitu Pantai dan Bukit Pulisan, Pantai Paal, Pantai Lihaga, hingga Pulau Gangga.

Bagi turis yang berkelana ke Likupang Barat, terdapat Desa Bahoi. Sebuah desa nelayan yang memiliki ekowisata mandiri untuk menjaga ekosistem laut. Ekowisata Desa Bahoi ini terdiri dari hutan bakau yang berada di tepi laut.

Sedangkan Borobudur merupakan salah satu warisan budaya dunia UNESCO. Selain Borobudur, wisatawan juga bisa memasukkan beberapa lokasi wisata sekitar Candi Borobudur seperti Punthuk Setumbu, Bukit Rhema Gereja Ayam, Pemandian Candi Umbul, Pinus Kragilan, Candi Ratu Boko, hingga Tebing Breksi dalam rencana perjalanan.

“Kami percaya bahwa kemitraan berkelanjutan merupakan solusi kunci dalam mendorong pemulihan industri pariwisata Indonesia,” kata CEO tiket.com, George Hendrata.

Kolaborasi strategis antara tiket.com dan Kemenparekraf pastinya akan membawa dampak positif bagi para pencari nafkah di dalam industri pariwisata. Berbagai peran yang dijalankan oleh tiket.com, yang tidak hanya menjadi pionir platform OTA di Indonesia, tetapi juga jendela informasi bagi wisatawan lokal maupun internasional yang ingin menjelajahi Indonesia, akan semakin membuka peluang percepatan pemulihan industri pariwisata.(BA-04)

Pos terkait