Jadi Sabun Batangan, Olahan Ampas Kopi KISAKU Untuk Mengurangi Sampah

  • Whatsapp

BISNISASIA.CO.ID. JAKARTA – Dalam rangka Sustainability Program yang diperkenalkan pada akhir tahun lalu, KISAKU berkolaborasi bersama Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) lokal MIJI, agar dapat mengolah ampas kopi yang dihasilkan dari tiap gerai untuk menghasilkan soap bar (sabun batangan). Saat ini soap bar telah dijual secara eksklusif sebagai bagian dari parsel Imlek, dan bisa dibeli di seluruh gerai KISAKU.

Ampas kopi memiliki banyak manfaat. Berbeda dengan ampas kopi dari minuman kopi rumahan yang diambil dari dalam cangkir pengguna, ampas kopi yang akan diolah secara lebih lanjut ini didapat dengan cara yang berbeda. Di KISAKU sendiri, ampas kopi yang diolah menjadi soap bar diambil dari sisa kopi di dalam mesin pembuat kopi. Sehingga ampas kopi yang dimanfaatkan ulang masih bersih, dan memiliki kualitas bagus untuk diolah kembali.

Bacaan Lainnya

“Selama ini mayoritas kedai kopi membuang ampas kopi begitu saja, padahal sisa produk tersebut masih memiliki banyak kandungan seperti kafein, antioksidan, dan juga keasaman yang bermanfaat bagi kita dan juga tumbuhan. Sejalan dengan Sustainability Program yang kami perkenalkan pada bulan September 2020 silam, maka kami memutuskan untuk memanfaatkan ulang ampas kopi tersebut dengan bekerjasama bersama MIJI, agar kandungan kebaikan yang ada masih bisa kita manfaatkan kembali. MIJI juga kami pilih sebagai partner karena kami memiliki fokus sama dalam menerapkan gaya hidup ramah lingkungan serta menghadirkan produk berkualitas berbahan baku premium bagi masyarakat Indonesia,” ujar Lionel Hanjaya Tirta, Co-founder & Operational Director KISAKU, melalui keterangan yang diterima redkasi, Jumat (22/1/2021).

Sebagai bagian dari Sustainability Program yang telah berjalan selama empat bulan tersebut KISAKU menghapus penggunaan plastik sekali pakai, memberikan diskon 10% bagi pelanggan yang membawa tumbler sendiri, memperkenalkan penggunaan tutup gelas tanpa sedotan (strawless lid), serta memulai kolaborasi dengan Bank Sampah Induk Gesit Jakarta Selatan.

“Kami selalu berusaha untuk mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai, serta mendaur ulang dan memanfaatkan kembali sampah yang telah kami hasilkan. Agar secara berkala kami bisa membantu menciptakan lingkungan yang lebih baik bagi generasi yang akan datang,” tambah Lionel.

Selain meluncurkan inisiatif terbaru dalam pemanfaatan ulang ampas kopi, pada kesempatan yang sama KISAKU juga memperkenalkan produk drip bag coffee berisi kopi Arabika racikan KISAKU (50% Aceh Gayo dan 50% Flores Bajawa). “Kami paham bahwa para pelanggan ingin selalu menikmati kopi berkualitas dengan tetap #dirumahaja. Oleh karenanya kami meluncurkan drip bag coffee untuk memenuhi kebutuhan tersebut, agar pelanggan dapat menikmati kopi premium dengan harga terjangkau secara praktis,” kata Lionel.

Untuk memperkenalkan rangkaian produk baru sekaligus dalam rangka menyambut Imlek, KISAKU juga meluncurkan dua varian parsel yang akan dijual di ketiga gerai:

Pertama, Classic Hamper seharga Rp249.000 yang terdiri dari satu liter Tiramisu Latte, lima buah drip bag coffeesoap barscented wax, dua buah cokelat koin emas, dan satu buah kartu ucapan.

Ke dua, Deluxe Hamper seharga Rp349.000 yang terdiri dari satu liter Tiramisu Latte, lima buah drip bag coffeesoap barscented candle, dua buah cokelat koin emas, dan satu buah kartu ucapan.(BA-04)

Pos terkait