Allianz Berikan Kemudahan Pembiayaan Covid-19 untuk Nasabah yang Terpapar

BISNISASIA.CO.ID, JAKARTA – Sejak pandemi Covid-19, World Health Organization (WHO) mengeluarkan pedoman berolahraga bagi orang dewasa, yakni melakukan aktivitas fisik selama 2,5 jam per minggu atau 30 menit setiap hari, untuk menjaga kesehatan dan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit.

Hal ini sejalan dengan program Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang digalakkan oleh Kementerian Kesehatan RI sebagai salah satu upaya untuk mengurangi penyebaran Covid-19.

Mendukung program tersebut, Allianz Indonesia, sebagai perusahan asuransi terkemuka, mengajak masyarakat untuk hidup sehat melalui webinar berjudul ‘Bersama Menguatkan Diri: Pantang Menyerah, Kini dan Nanti.’

Kegiatan ini juga sebagai bentuk dukungan Allianz Indonesia terhadap Allianz yang secara global sejak tahun 2021 resmi bermitra dengan Gerakan Olimpiade dan Paralimpiade. Hal ini merupakan wujud komitmen Allianz untuk mendukung perkembangan olahraga di seluruh dunia.

Salah satu pembicara yang hadir dalam webinar ini adalah M. Fadli, yang dahulu merupakan atlet balap motor berprestasi, tetapi kakinya harus diamputasi karena mengalami kecelakaan saat berlomba.

Tak hanya M. Fadli, di webinar ini juga menghadirkan Yasha Chatab. Ia harus berjuang melawan virus Covid-19. Untungnya, ia telah mengasuransikan kesehatannya bersama Allianz.

“Orang-orang yang kenal saya pasti tahu seberapa cintanya saya dengan olahraga, karena olahraga merupakan upaya saya untuk jaga kesehatan. Ketika terdiagnosa Covid-19 dengan gejala cukup berat dan harus dirawat di rumah sakit, rasanya sulit untuk dipercaya, ternyata orang sehat juga tetap bias sakit. Namun, saya memahami bahwa sehat saja tidak cukup, tetap perlu proteksi. Beruntung saya mempercayakan perlindungan asuransi kesehatan saya kepada Allianz, sehingga biaya penanganan medis saat terkena Covid-19 sebesar Rp 232 juta dapat ditanggung, dan saya pada saat itu bias focus dengan proses pengobatan atau penyembuhan tanpa rasa khawatir,” kata Yasha.

Meski telah sembuh dari Covid-19, Yasha mencoba untuk rutin berolahraga demi menjaga kesehatan dan tetap mematuhi protokol kesehatan.

Senada, Aditya Sumirat, salah satu penggagas komunitas lari di Allianz Indonesia mengatakan, “Yang juga tak kalah penting adalah memiliki perlindungan asuransi, apalagi di masa pandemi Covid-19 ini turut menimbulkan ketidakpastian dan kekhawatiran di masyarakat. Untuk membantu masyarakat mendapat perlindungan asuransi dengan mudah, saat ini Allianz Indonesia tidak memberlakukan masa tunggu 30 hari untuk klaim penyakit Covid-19 bagi nasabah baru Allianz yang memerlukan perawatan sejak polis/rider asuransi kesehatannya diterbitkan.”

Terhitung sejak 16 Januari 2021 sampai dengan 31 Maret 2021, perlindungan asuransi Allianz juga memberikan kemudahan pembiayaan Covid-19 lain seperti pembiayaan pengobatan pada saat isolasi mandiri karena Covid-19 jika dirawat di fasilitas non rumah sakit atau di hotel rujukan pemerintah (tidak termasuk biaya kamar dan akomodasi), pembiayaan pengobatan apabila isolasi mandiri di rumah karena Covid-19 yang dibutuhkan secara medis (sesuai ketentuan polis yang berlaku),serta fasilitas penukaran Allianz Smart Point dengan berbagai manfaat terkait Covid-19, seperti pembelian obat dan vitamin.

Tersedia juga akses gratis layanan Tanya dokter online di aplikasi Halodoc untuk digunakan Nasabah dan dapat diakses via chat, telepon atau video call dimana pun dan kapan pun. Akses gratis layanan Tanya dokter online ini dapat juga dimanfaatkan oleh Nasabah untuk hal-hal terkait medis lainnya dan tidak hanya terbatas untuk kasus Covid-19 atau saat isolasi mandiri saja.

Selain itu, Nasabah juga dapat membuat reservasi untuk melakukan pemeriksaan swab PCR Covid-19 di fasilitas medis (rumah sakit atau klinik) yang dikehendaki oleh Nasabah di aplikasi Halodoc, info selengkapnya Nasabah dapat mengakses https://www.allianz.co.id/layanan/customer-service/allianz-teleconsultation.

“Allianz senantiasa menyesuaikan layanan dengan kondisi dan kebutuhan masyarakat saat ini, khususnya pada saat pandemi. Kami memperluas proteksi asuransi untuk menanggung biaya yang dikeluarkan selama perawatan di lokasi yang ditunjuk pemerintah maupun isolasi mandiri, agar lebih tepat sasaran dalam melindungi Nasabah kami. Tentunya, seluruh limit tetap mengacu pada polis asuransi sesuai produk yang dimiliki masing-masing Nasabah. Inilah salah bukti nyata bahwa Allianz akan selalu mendampingi, kini dan nanti,” kata Karin Zulkarnaen, Chief Marketing Officer, Allianz Life Indonesia.(BA-04)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here